Ibu-Ibu PKK Angkasa Pura Juanda Belajar Online
Siapa bilang ibu-ibu jaman sekarang tidak kenal teknologi informasi? siapa sangka peran ibu yang biasanya bergelut di dapur, mengurus rumah tangga, anak dan suami ini kini berubah menjadi ibu modern yang mampu online internet. Tipe ibu seperti inilah yang dibentuk oleh bu Ambar selaku koordinasi perkumpulan ibu-ibu PKK Angkasa Pura Juanda dalam pelatihan ‘Dasar Internet’ di Indigo Center Surabaya. Selasa (18/08).
Dipercayakan staf Indigo, Abdul Azis untuk menjadi pemateri tidak disia-siakan oleh Indigo. Staf Indigo yang lain pun ikut turun tangan dalam membantu memandu para peserta pelatihan. Kesempatan untuk belajar online ini muncul, agar ibu-ibu jaman sekarang tidak ikut ketinggalan dengan modernisasi globalisasi. Terbukti selain belajar membuat email dan googling, ibu-ibu yang rata-rata menggunakan jilbab ini mempunyai keinginan yang besar untuk membuat situs jejaring social ternama, Facebook.
Meskipun terbilang rumit bagi para peserta pelatihan, namun mereka tetap semangat untuk belajar online. Berkali-kali membuat password email yang selalu gagal, mereka terlihat tak putus asa utnuk mencobanya lagi dan lagi. Begitu juga ketika membuat akun pada FB (Facebook), ada yang kebingungan melihat banyaknya info data diri pada profile yang akan diisi.
Pelatihan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 wib ditutup dengan materi pembuatan akun FB hingga cara pengoperasionalnya. Belajar online memang tidak mengenal batasan usia, dan tidak ada kata terlambat. Dan ini sudah dibuktikan oleh ibu-ibu PKK Angkasa Pura Juanda yang mulai belajar online. (blnd)
Blangkonnya di Remastering
Tidak puas dengan paket yang tersedia pada cd instalasi Linux? Tambahi aja sendiri dengan program pilihan kamu. Kok bisa? Yup kan bisa di Remastering. Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Linux Arek Suroboyo (KLAS) pada workshop yang diadakan Minggu (1/2) di Indigo Center, Telkom Manyar Surabaya.
Kali ini Linux BlankOn yang di Remastering pada workshop yang diikuti khusus anggota KLAS. Mereka mendapatkan pelatihan bagaimana caranya menambah program pada master cd instalasi Linux BlankOn. Jadi nanti nya akan menghasilkan cd instalasi linux yang programnya sesuai dengan keinginan masing – masing. Boleh juga tuh.
Sebanyak 17 peserta workshop asyik mengutak-atik BlankOn di bawah komando Eko Sakti Pramukantoro sebagai pemateri. Gampang – gampang susah sih, tapi jika mengikuti instruksi dengan benar peserta terlihat puas karena berhasil mengkreasi cd instalasi linux sesuai keinginnya.(AJ)
Networking Basic Jadi Penutup
Networking Basic menjadi materi terakhir sekaligus penutupan bulan Linux untuk workshop awal tahun ini. Sesuai dengan tahapannya, networking basic merupakan materi ‘terberat’ diantara materi-materi sebelumnya. Yang tentunya, diikuti oleh peserta yang telah menerima materi sebelum-sebelumnya dan juga yang mampu menerima materi ini. Sehingga untuk workshop kali ini cukup unik dengan kelas kecil yang hanya berisi beberapa peserta saja yang khusus menerima materi pengatur jaringan computer dalam Linux.
Kurniawan Haikal, salah seorang pengurus KLAS (Komunitas Arek Linux) yang memberikan materi networking basic ini berlangsung dari pukul.13.00-15.00. dan ini menjadi titik akhir bersama KLAS.
Terima kasih atas partisipasi KLAS yang telah memberikan ilmunya untuk teman-teman. Terimakasih juga untuk teman-teman peserta yang telah mengikuti workshop Linux dari awal hingga akhir. Jangan berhenti sampai disini.. Karena masih ada workshop yang nggak kalah seru untuk bulan depan (Februari). Tetep di Indigo, dan kamu akan selalu dapat ilmu gratis! (AJ)
Tak Kenal KLAS maka Tak Kenal LINUX
Tahun Baru semangat baru. Dan di Indigo selalu ada yang baru. Program workshop kita untuk awal bulan di tahun 2009 ini adalah Linux. Segala macam tentang Linux akan dibahas mulai dari tahap basic hingga bagian yang tersulit.
Melihat kenyataan bahwa free software saat ini sangat bisa bersaing dengan lisence software, maka kami bertekad kuat untuk mengajarkan menghindari pemakaian software bajakan dengan penggunaan Linux yang saat ini sudah cukup lengkap jika hanya digunakan untuk urusan kantor dan pekerjaan rumah saja.
Karena penggunaan Linux yang masih jarang digunakan, maka Indigo mengajak kalian untuk ikut dalam workshop Linux bersama pakarnya, KLAS (Komunitas Linux Arek Surabaya).
Seperti pada workshop pertama yang sudah dijalankan dengan materi “Pengenalan Dekstop Linux” hari Sabtu, 10 Januari 2009 kemarin. Selain mahasiswa, masyarakat umum dan member Indigo, pelatihan linux di minggu pertama ini juga dihadiri oleh siswa siswi dari SMA Kertajaya Surabaya. Para peserta tampak antusias ketika mendapatkan CD Linux gratis dari Indigo. Begitu antusiasnya, Ndop salah satu peserta yang masih menjadi mahasiswa ITS ini merekam pelatihan linux dengan MP3 playernya. Karena software lain banyak virusnya, alasan lain menggunakan linux dianggap lebih aman, ujarnya.
Hmm.. Kalo gitu jangan sampai ketinggalan workshop minggu depan yaa.. Karena bakal sayang banget buat dilewatin. Buat kalian yang pengen ikut, ayoo buruan daftar. Hubungi 5998901 (Dnr)
KAPPAS Melakukan Pengenalan Teknologi Informasi Komunikasi
Komunitas Pemuda Perdamaian Surabaya (KAPPAS) yang bekerjasama dengan Forum Lintas Agama Jawa Timur mendapat kesempatan untuk mengikuti Workshop Information Communication Technology for Peace Building di Indigo, Minggu, 21 Desember lalu.
Sebanyak 21 peserta dari kalangan siswa SMP SMA tampak antusias mengikuti workshop yang diadakan oleh anak didik dari Kutu Buku Gila (KUBUGIL) ini. Terlihat dari tambahan waktu yang diminta panitia karena masih banyaknya materi yang harus diberikan.
Fasilitas yang ada di Indigo membuat banyak peserta workshop yang mendaftar menjadi member Indigo. Dengan menjadi member, mereka dapat datang kapan saja ke Indigo untuk menggunakan segala fasilitas yang ada. Sehingga ilmu yang didapat di workshop tadi dapat diaplikasikan terus untuk perkembangannya. (Blnd)
SurabayaMuda.Com Kenalkan Kru dengan Dunia Blog
Komunitas yang menamakan dirinya sebagai KOMA (Komunitas Jurnalis Muda) melalui media online SurabayaMuda.Com kembali kenalkan krunya dengan dunia blog di Indigo center, pada Kamis 11 Desember 2008. Pelatihan yang sudah pernah diadakan sebelumnya di BLC (Broadband Learning Center) cabang Gubeng Surabaya, kembali digelar para jurnalis muda ini dengan memilih Indigo sebagai tempat pelatihan. Terpilihnya Indigo sendiri diakui oleh redaktur Surabayamuda.com Krisna, karena fasilitas yang nyaman dan letak Indigo center yang tak jauh dari kampus markas Koma di daerah Nginden Surabaya.
Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga berakhir pukul 17.00 WIB ini, merupakan acara yang kedua kalinya diadakan oleh Koma. Masih sama dengan pelatihan sebelumnya, Koma membekali anggota-anggotanya dengan pelatihan mengenai dunia blog. Tak hanya pelatihan mengenai blog di Blogspot juga blog pada Wordpress diberikan Asrul selaku pemateri di pelatihan ini. Untuk menghasilkan SDM yang berkualitas telah dibuktikan oleh Koma dengan seringnya mengadakan pelatihan yang serupa. (Blnd)
ESOK jadi yang pertama
Esok menjadi member pertama Indigo pada tanggal 2 November 2008. Komunitas pecinta sastra ini menggunakan Indigo sebagai tempat ngumpul, nonton film bareng yang kemudian untuk didiskusikan dan rapat intensif program kerja mereka. Film yang diputar adalah Fahrenheit 45 dan Looking For Fidel. Tidak hanya itu, didatangkan pula seorang narasumber dari Komunitas Pecinta Film Indie (KOPI) sebagai fasilitator diskusi mereka. Acara yang berlangsung dari pukul 12.00 hingga pukul 18.00 WIB ini menarik antusias para anggota dari komunitas Esok. Mereka mampu mengapresiasikan agenda yang sudah lama tertunda yaitu nonton bareng. Ini terbukti lewat Indigo mereka tak hanya menggunakan fasilitas untuk berkumpul dan nonton bareng tapi melakukan rapat intensif yang membahas mengenai program – program dari komunitas ini. (Dnr)komunitas